É Già Ieri

Cine Club di Istituto Italiano di Cultura
Jakarta
 Cine Club, every Wednesday at 19:00

Multifunctional Room IIC

Program I: January 3 – April 4, 2007

Hari ini, memang aku berencana untuk menonton film di Pusat Kebudayaan Itali di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Film hari ini (Rabu, 7 Februari) berjudul É Già Ieri. Program film ini gratis untuk siapa saja.

Menceritakan tentang Filippo, seorang wartawan yang arogan dan sinis, datang ke
Tenerife pada tanggal 13 Agustus untuk membuat film dokumenter. Esok harinya ia terbangun dengan keadaan yang sama seperti hari sebelumnya. Kata-kata yang sama, prilaku yang sama, tidak diragukan lagi ia masih berada pada tanggal 13 Agustus, juga hari-hari berikutnya. Ia seperti seseorang tanpa hari esok. Apa yang dilakukannya? Jangan khawatir, biar waktu yang menjawab.

Filippo, is a cynical and proud journalist, who arrived in
Tenerife on august 13th to shoot a documentary film. The next day when he wakes up, everything remains unchanged and it repeats the same day like yesterday. Same words, same actions, there are no doubts about it; it’s still the August 13th. And so on. He’s like a man with no tomorrow. What to do? Don’t worry, to find a solution, there’s all the time.

Rate: ****

Kemarin tidak banyak yang menonton, ada beberapa orang asing yang menonton dan aku juga sempat berbincang dengan Direktur Atase Kebudayaan Itali Prof. Dr. Ostelio Remi. Ia pribadi yang ramah dan menyenangkan. Dia juga fasih berbahasa Perancis. 

Sampai pemutaran film minggu berikutnya.

Posted in Films. 3 Comments »

Long Road to Heaven

Jumat, 2 Februari 2007

Film ini menceritakan tentang tragedi bom bali 1 yang terjadi pada bulan Oktober 2002 lalu yang banyak menyita perhatian nasional bahkan dunia.

Aku nontonnya, pas banjir melanda Jakarta. Sore sebelumnya aku pergi ke Mall Ambassador untuk pijat refleksi. Lumayan dipijat selama 75 menit cuma bayar Rp 35,000. Not bad lah, buat ngilangin stress setelah berjuang untuk hidup dan bertahan melawan arus banjir yang menyerang Cikarang pagi ini.

Setelah itu, pas malam mau balik ke cikarang, tampaknya ngga memungkinkan karena kemacetan terjadi di mana-mana termasuk ruas-ruas jalan di Cawang dan arah menuju Cikampek. Ya akhirnya aku pergi ke Djakarta XXI nonton film ini.

Film ini juga ngingetin aku akan kejadian bom bali tahun 2002 sebelum aku berangkat ke Tokyo untuk acara Teenage Ambassador of Indonesia Program. Pada saat itu juga ada 2 orang teman, mahasiswa Jerman yang kebetulan malam itu ada di Sari Club dan Paddy’s Pub. Aku bersyukur mereka bisa bertahan hidup meskipun dengan luka-luka serious di sekujur tubuh mereka. Michael Scmeisser dan Bastian de Hesselle.

Mereka berdua banyak mengajarkan hal-hal yang sangat berarti dalam kehidupanku setelah mereka mampu bertahan hidup dari serangan bom bali itu. Keesokan harinya setelah mereka dirawat di rumah sakit Sangla, mereka dijemput pulang ke Surabaya oleh pihak International Village Universitas Surabaya.

Aku menunggu kedatangan mereka di tempat kos mereka malam itu, dan memang kondisi mereka sangat parah. gendang telinga mereka pecah, banyak luka jahitan dimana-mana. Mengerikan. Keesokannya mereka mengatur perjalanan pulang mereka ke Jerman, yang seharusnya mereka tinggal di Surabaya sampai Februari 2003.

Well, tampaknya aku tidak menceritakan tentang filmnya. okay.

Film ini mengisahkan bagaimana perencanaan Amrozi Cs untuk meledakkan bom di kedua cllub malam itu, menceritakan bagaimana bom itu meledak, dan seorang wanita Amerika yang membantu para korban dibantu oleh seorang Haji yang memiliki hotel di sekitar lokasi ledakkan, lalu mengenai proses peradilan mereka yang diliput oleh wartawan wanita dari Asutralia.

Untuk lebih jelasnya, coba kalian tonton aja filmnya di bioskop-bioskop di tempat kalian. Film ini bagus, aku sempat teringat kejadian yang menimpa 2 orang temanku 5 tahun yang lalu. Seingatku juga, aku sempat menangis, karena dari situ aku mulai sedikit depresi, sebenarnya setelah aku kembali dari Jepang dan banyak sekali travel warning untuk orang Indonesia yang ingin bepregian, bekerja atau bersekolah ke luar negeri.

Rate: ***

Note:

*= very bad; **=bad; ***=fair; ****=good; *****=very good

Posted in Films. 6 Comments »